Peran Guru Aqidah Akhlak Dalam Membentuk Karakter Disiplin Siswa Di Madrasah Ibtidaiyah Al-Mahfuz Kuala
Kata Kunci:
Peran Guru, Akidah Akhlak, Karakter Disiplin, MI Al-Mahfuz KualaAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran guru Akidah Akhlak dalam membentuk karakter disiplin siswa di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al-Mahfuz Kuala, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat proses tersebut. Pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi lapangan (field research) digunakan dalam penelitian ini. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi partisipatif dan wawancara mendalam bersama kepala madrasah, guru Akidah Akhlak, dan siswa. Analisis data dilakukan secara sistematis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru Akidah Akhlak menjalankan peran krusial sebagai komunikator, fasilitator, motivator, dan teladan utama. Strategi pembentukan disiplin diimplementasikan melalui internalisasi nilai spiritual di kelas, penerapan metode pembiasaan positif (seperti tertib salat dhuha dan kehadiran tepat waktu), serta penguatan kontrol sosial regulatif. Faktor pendukung utama meliputi keteladanan konsisten dari staf pengajar dan kebijakan lingkungan madrasah yang religius. Sementara itu, faktor penghambat dominan berasal dari perbedaan tingkat pengawasan orang tua di rumah serta pengaruh buruk dari lingkungan bermain luar sekolah. Kesimpulannya, peran aktif guru Akidah Akhlak efektif meningkatkan kedisiplinan siswa, namun optimalisasinya menuntut sinergi yang berkelanjutan antara pihak madrasah dan wali murid.
Referensi
Agustini, A., Grashinta, A., Putra, S., Sukarman, S., Guampe, F. A., Akbar, J. S., ... & Rulanggi, R. (2024). Metode penelitian kualitatif: Teori dan panduan praktis analisis data kualitatif. Penerbit Mifandi Mandiri Digital, 1(01).
Ahmad, K., & Mansur, M. (2023). Internalisasi Nilai-Nilai Karakter Disiplin Melalui Pembelajaran Akidah Akhlak di Madrasah Ibtidaiyah. Jurnal Pendidikan Islam Kontemporer, 14(2), 112-125.
Anwar, S. (2024). Strategi Keteladanan Guru dalam Membentuk Akhlakul Karimah Peserta Didik Era Digital. At-Tadib: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 6(1), 45-58.
Fadilah, N., & Siregar, H. (2025). Peran Guru sebagai Motivator dan Evaluator dalam Penegakan Kedisiplinan Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Elemen Edukasi, 3(2), 89-101.
Fitriani, A., & Zainuddin, M. (2024). Pembentukan Karakter Disiplin Ibadah Melalui Pembiasaan Salat Dhuha Berjamaah di Madrasah. Jurnal Edukasi Islami, 12(3), 215-228.
Gunawan, I. (2023). Teori Belajar Sosial Albert Bandura dan Implikasinya dalam Pembentukan Perilaku Anak Ibtidaiyah. Pedagogia: Jurnal Penelitian Pendidikan, 10(1), 33-46.
Hasanah, U. (2025). Sinergitas Guru dan Orang Tua dalam Mengatasi Hambatan Pembentukan Karakter Siswa Madrasah. KASTA: Jurnal Ilmu Sosial dan Keagamaan, 5(2), 101-114.
Irawan, D., & Lestari, P. (2024). Analisis Faktor Internal dan Eksternal Rendahnya Kedisiplinan Siswa di Lingkungan Sekolah Dasar. Jurnal Psikologi Pendidikan, 15(1), 76-88.
Mulyadi, R. (2023). Pengelolaan Kelas yang Kondusif Berbasis Nilai-Nilai Spiritual pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 4(2), 142-155.
Rahmawati, E. (2024). Metode Pembiasaan Akhlakul Karimah: Studi Lapangan di Madrasah Tsanawiyah dan Ibtidaiyah. Az-Zaida: Jurnal Ilmu Multidisiplin, 2(1), 55-67.
Ramadhan, F., & Lubis, M. (2025). Penerapan Metode Reward and Punishment dalam Meningkatkan Kepatuhan Tata Tertib Sekolah. Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, 4(2), 310-322.
Sulaiman, M. (2023). Profesionalisme Guru Agama dalam Mengonstruksi Kontrol Diri Peserta Didik. Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 19(2), 185-198.
Utami, T., & Kurniawan, B. (2024). Aktualisasi Kompetensi Kepribadian Guru Akidah Akhlak sebagai Arsitek Karakter Siswa. At-Tadbir: Jurnal Manajemen Islam, 5(1), 12-24.
Wijaya, C. (2025). Metodology Penelitian Kualitatif dalam Praktik Pendidikan Karakter di Lapangan. Medan: Akasha Pustaka.
Zuhri, S., & Hidayat, R. (2026). Dampak Lingkungan Teman Sebaya Terhadap Pergeseran Nilai Moral Anak di Daerah Sub-Urban. Jurnal Sosiologi Pendidikan Islam, 7(1), 40-53.














