https://jurnal.insan.ac.id/index.php/jgt/issue/feedJurnal Generasi Tarbiyah: Jurnal Pendidikan Islam2026-10-17T03:33:32+00:00Open Journal Systems<p align="justify">Jurnal Generasi Tarbiyah is managed by the Tarbiyah Department of Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai. Jurnal Generasi Tarbiyah is published twice a year in April and October. The contents are scientific writings on Islamic Education and Early Childhood Islamic Education in forms of conceptual ideas, literature review, practical writing, or research results from various perspectives.</p>https://jurnal.insan.ac.id/index.php/jgt/article/view/1157MANAJEMEN PENDIDIKAN INKLUSIF DALAM MENANGANI KEBERAGAMAN KEMAMPUAN BELAJAR PESERTA DIDIK2026-10-12T06:58:44+00:00Yassir Husein Pardedeyassirhusein436@gmail.comFicki Padli Pardedesuzatmikowijaya8@gmail.com<p>Pendidikan inklusif menjadi salah satu pendekatan strategis dalam menyediakan layanan pendidikan yang mampu mengakomodasi keberagaman kemampuan belajar peserta didik. Permasalahan yang muncul dalam praktik pendidikan adalah adanya peserta didik dengan kemampuan akademik, sosial, dan perkembangan belajar yang berbeda sehingga membutuhkan pengelolaan sekolah yang adaptif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pendidikan inklusif dalam menangani keberagaman kemampuan belajar peserta didik di SMP IT Mutiara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data penelitian diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi dengan melibatkan kepala sekolah, guru, serta pihak terkait yang berperan dalam layanan pendidikan peserta didik. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan validasi melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan inklusif dilakukan melalui identifikasi kebutuhan peserta didik, penyesuaian strategi pembelajaran, kolaborasi stakeholder, serta evaluasi perkembangan peserta didik. Kendala yang ditemukan meliputi keterbatasan tenaga pendukung dan kebutuhan peningkatan kompetensi guru. Penelitian ini menyimpulkan bahwa manajemen pendidikan inklusif berperan penting dalam menciptakan layanan pendidikan yang responsif terhadap keberagaman kemampuan peserta didik.</p>2026-10-15T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Yassir Husein Pardede, Ficki Padli Pardede Wijayahttps://jurnal.insan.ac.id/index.php/jgt/article/view/1113Pengaruh Efikasi Diri Dalam Mengelola Informasi Online Terhadap Perilaku Cyberchondria Siswa Smas Paba Binjai2026-09-16T02:48:41+00:00Rizky Syahfitririzkysyahfitri263@gmail.comRisma Dinarismadina871@gmail.comKhairina Afnikhairinaafni89@gmail.com<p><em>Tujuan penelitian ini untuk mengkaji pengaruh efikasi diri dalam mengelola informasi online terhadap perilaku cyberchondria siswa SMAS PABA Binjai. Metode yang digunakan yaitu kuantitatif korelasi. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X Reg 4 SMAS PABA Binjai yang terdiri dari 28 siswa. Sampel penelitian ini terdiri dari 20 siswa kelas X Reg 4 yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan kuesioner atau angket. Dan hipotesis dalam penelitian ini diuji menggunakan regresi linear sederhana. Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan F hitung sebesar 29,659 dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Nilai koefisien determinasi (R Square) diperoleh sebesar 0,622, yang berarti variabel efikasi diri memberikan sumbangan pengaruh sebesar 62,2% terhadap perilaku cyberchondria. Bersumber pada penemuan ini, dapat disimpulkan bahwa efikasi diri dalam mengelola informasi online memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perilaku cyberchondria siswa di SMAS PABA Binjai.</em></p>2026-09-17T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Rizky Syahfitri, Risma Dina, Khairina Afnihttps://jurnal.insan.ac.id/index.php/jgt/article/view/1117Dampak Perubahan Fisik dan Emosional Pada Masa Pubertas Terhadap Motivasi Belajar Siswa di SMP IT Al-Fityah Binjai2026-09-07T02:07:16+00:00Muhammad Ikhsan Prabudiikhsanbuday@gmail.comRabitah Hanum Hasibuanrabitahhanum091284@insan.ac.id<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya memahami perkembangan remaja pada masa pubertas yang ditandai dengan perubahan fisik dan emosional yang signifikan serta berpotensi memengaruhi perilaku dan motivasi belajar siswa di sekolah. Masa pubertas merupakan fase transisi dari masa kanak-kanak menuju masa remaja yang melibatkan perubahan biologis, psikologis, dan sosial yang kompleks. Kondisi tersebut dapat memengaruhi konsentrasi, minat belajar, serta keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak perubahan fisik dan emosional pada masa pubertas terhadap motivasi belajar siswa di SMP IT Al-Fityah Binjai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada 70 siswa sebagai responden penelitian yang diukur menggunakan skala Likert. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan analisis regresi linier sederhana dengan bantuan program SPSS. Diharapkan Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan fisik dan emosional pada masa pubertas berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar siswa. Hal ini dibuktikan dengan nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,851 yang menunjukkan bahwa perubahan fisik dan emosional secara bersama-sama mampu menjelaskan 85,1% variasi motivasi belajar siswa, sedangkan 14,9% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Selain itu, hasil uji t menunjukkan nilai t-hitung sebesar 4,006 dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05, serta hasil uji F menunjukkan nilai sebesar 19,193 dengan tingkat signifikansi < 0,05, sehingga hipotesis penelitian diterima. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam menyesuaikan diri terhadap perubahan fisik dan emosional pada masa pubertas memiliki peran penting dalam membentuk motivasi belajar</p>2026-09-09T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Muhammad Ikhsan Prabudi, Rabitah Hanum Hasibuanhttps://jurnal.insan.ac.id/index.php/jgt/article/view/1121PENGARUH SELF-DIAGNOSIS ONLINE TERHADAP CYBERCHONDRIA PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI BIMBINGAN DAN KONSELING DI STKIP BUDIDAYA BINJAI2026-09-12T04:17:41+00:00Dedek Kresnazarackydedic@gmail.comNurul Hasanahnurul.psikologi07@gmail.comKharina Afnikhairinaafni89@gmail.com<p>Riset ini diselenggarakan untuk mengupas sejauh mana <em>self-diagnosis online</em> berkontribusi terhadap munculnya <em>cyberchondria</em> pada mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling STKIP Budidaya Binjai. Penelitian mengadopsi pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian mencakup 238 mahasiswa mulai semester 2 hingga semester 8, sedangkan sekitar 100 mahasiswa ditetapkan sebagai partisipan melalui teknik <em>purposive sampling</em>. Penghimpunan data mengandalkan instrumen skala Likert yang memuat konstruk <em>self-diagnosis online</em> dan <em>cyberchondria</em>. Seluruh data kemudian diolah menggunakan analisis regresi linier sederhana berbantuan IBM SPSS Statistics. Luaran pengolahan data memperlihatkan bahwa angka probabilitas yang dihasilkan berada pada kisaran 0,000 atau masih melampaui syarat kebermaknaan statistik, sehingga <em>self-diagnosis online</em> dinyatakan memiliki kontribusi yang bermakna terhadap <em>cyberchondria</em>. Sementara itu, nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,591 mengisyaratkan bahwa sekitar 59,1% variasi cyberchondria dapat dijelaskan oleh <em>self-diagnosis online</em>. Hasil analisis per aspek menunjukkan bahwa aspek keyakinan terhadap hasil diagnosis adalah aspek paling dominan yang mempengaruhi cyberchondria, dengan kontribusi sekitar 55,3% (R2 = 0,553). Ini menunjukkan bahwa tingkat kepercayaan individu terhadap hasil diagnosis menjadi faktor utama yang berkontribusi pada perkembangan cyberchondria pada mahasiswa.</p>2026-10-13T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Dedek Kresna, Nurul Hasanah, Kharina Afnihttps://jurnal.insan.ac.id/index.php/jgt/article/view/1125EFEKTIVITAS LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN LITERASI DIGITAL DALAM MENDUKUNG PEMILIHAN KARIR SISWA XII SMA NEGERI 1 TANJUNG PURA2026-09-18T07:53:15+00:00Ferdi Firmansyah Ferdiferdifirmansyah1727@gmail.comFatmawati Sitepufatmawatisitepu9797@gmail.comRabukit Damanikrabukitdamaik21@gmail.com<p>Siswa SMA memerlukankemampuan literasi digital untuk mendukungnya dalam memilih karir.Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas layanan bimbingan kelompok dalam meningkatkan kemampuan literasi digital siswa dalam mendukung pemilihan karir di SMA Negeri 1 Tanjung Pura.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain One Group Pretest–Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 14 siswa kelas XII yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan hasil observasi awal yang menunjukkan rendahnya kemampuan literasi digital siswa dalam mendukung pemilihan karir. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket kemampuan literasi digital yang telah memenuhi kriteria valid dan reliabel. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan uji hipotesis Paired Sample t-test dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi digital siswa sebelum diberikan layanan bimbingan kelompok berada pada kategori rendah dengan nilai rata-rata (mean) sebesar 55,07. Setelah diberikan layanan bimbingan kelompok, nilai rata-rata meningkat menjadi 87,50 dan seluruh siswa berada pada kategori tinggi. Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data pre-test dan post-test berdistribusi normal dengan nilai signifikansi masing-masing sebesar 0,652 data pre-test dan 0,824 data post-test. Selanjutnya, hasil uji Paired Sample t-test memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara hasil pre-test dan post-test. Temuan ini membuktikan bahwa layanan bimbingan kelompok efektif dalam meningkatkan kemampuan literasi digital siswa, khususnya dalam mengakses, mengevaluasi, dan memanfaatkan informasi digital untuk mendukung pengambilan keputusan karir.. Oleh karena itu, layanan bimbingan kelompok dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif layanan bimbingan dan konselingdi sekolah dalam membekali siswa dengan kemampuan literasi digital dalam mendukung pemilihan karir</p>2026-10-23T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Ferdi Firmansyah Ferdi, Fatmawati Sitepu, Rabukit Damanikhttps://jurnal.insan.ac.id/index.php/jgt/article/view/1128pengaruh doomscroling terhadap regulasi emosi siswa kelas XI SMAN 1 BARUSJAHE2026-09-18T08:20:02+00:00rizkysurantabarusriskyaditia@gmail.comAzizah Batubaraazizahbatubara89@gmail.comdewi rulia br sitepudewiruliasitepu@gmail.com<p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh doomscrolling terhadap regulasi emosi siswa kelas XI SMA Negeri 1 Barusjahe Tahun Pelajaran 2025/2026. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Sampel penelitian berjumlah 54 siswa yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Data dikumpulkan melalui angket yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, regresi linear sederhana, dan uji hipotesis dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dengan nilai signifikansi 0,200 (>0,05). Analisis regresi menghasilkan persamaan Y = 157,293 ? 0,738X, sedangkan uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05). Hasil tersebut membuktikan bahwa doomscrolling berpengaruh negatif dan signifikan terhadap regulasi emosi siswa. Semakin tinggi tingkat doomscrolling, semakin rendah kemampuan regulasi emosi siswa. Temuan ini menunjukkan pentingnya pengelolaan penggunaan media digital secara bijak untuk mendukung kesehatan emosional siswa.</em></p> <p><em> </em></p>2026-10-13T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 rizky, Azizah Batubara, dewi rulia br sitepuhttps://jurnal.insan.ac.id/index.php/jgt/article/view/1132PENGARUH TECHNOFERENCE TERHADAP BURNOUT AKADEMIK SISWA DI MAS AL ISHLAHIYAH BINJAI2026-09-18T16:43:39+00:00Diah Suswitadiahsuswita824@gmail.comAzizah Batubaraazizahbatubara89@gmail.comIsmailmanurungisma@gmail.com<p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Technoference terhadap Burnout Akademik Siswa. Penelitian ini dilaksanakan di MAS Al Ishlahiyah Binjai dengan pendekatan kuantitatif dan desain regresi linier sederhana. Populasi penelitian terdiri atas 88 siswa, dan sampel berjumlah 37 siswa yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala technoference dan skala burnout akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa technoference berpengaruh signifikan terhadap burnout akademik siswa di MAS Al Ishlahiyah Binjai, yang dibuktikan oleh nilai t <sub>hitung</sub> > t <sub>tabel</sub> (11,438 > 2,030) dan p = 0,000. Hasil uji pengaruh juga memperoleh nilai R <sub>Square</sub> sebesar 0,789 atau 78,9%. Dengan demikian, technoference memberikan pengaruh sebesar 78,9% terhadap burnout akademik, sedangkan 21,1% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain.</em></p>2026-10-13T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Diah Suswita, Azizah Batubara, Ismailhttps://jurnal.insan.ac.id/index.php/jgt/article/view/1137PERSEPSI SISWA TERHADAP FENOMENA PHUBBING MELALUI APLIKASI TIKTOK DALAM INTERAKSI KELUARGA DI MAS RAUSHAN FIKRI ISLAMIC SCHOOL2026-09-25T03:34:40+00:00putri fahraniputrifahrani1730@gmail.comRisma Dinarismadina817@gmail.comLilis Saputrililis@gmail.com<p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi siswa terhadap fenomena phubbing melalui aplikasi TikTok dalam interaksi keluarga di MAS Raushan Fikri Islamic School. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian terdiri atas lima siswa kelas XI yang dipilih secara purposive berdasarkan penggunaan TikTok dan pengalaman mengalami phubbing dalam lingkungan keluarga. Data dikumpulkan melalui wawancara semiterstruktur, observasi, angket sebagai data pendukung, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa memiliki persepsi yang cenderung negatif terhadap phubbing melalui TikTok. Penggunaan TikTok ketika bersama keluarga dipandang dapat mengurangi perhatian, komunikasi, waktu kebersamaan, dan dukungan emosional serta berpotensi menimbulkan konflik dan kesalahpahaman. Siswa juga menyadari bahwa dampak tersebut dapat diminimalkan melalui pengendalian penggunaan media sosial, komunikasi terbuka, dan peningkatan waktu kebersamaan dengan keluarga. Dengan demikian, keseimbangan antara aktivitas digital dan interaksi langsung diperlukan untuk menjaga kualitas hubungan keluarga.</em></p>2026-10-13T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 putri fahrani, Risma Dina, Lilis Saputrihttps://jurnal.insan.ac.id/index.php/jgt/article/view/1141DAMPAK POLA ASUH PERMISIF TERHADAP PERILAKU AGRESIF PADA SISWA SMA SWASTA HARAPAN PAYA BAKUNG 2026-09-28T17:02:22+00:00Riko Kristian Surbaktirikosurbakti0806@gmail.comAzizah Batubaraazizahbatubara89@gmail.comHamidahdarmahamidah@gmail.com<p><em>Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk meneliti dampak pola asuh permisif terhadap perilaku agresif siswa SMA Swasta Harapan Paya Bakung. penelitian melibatkan 5 informan yaitu 2 siswa agresif, 2 orang tua permisif, dan 1 guru BK. Data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan model Miles dan Huberman. Hasilnya, pola asuh permisif ditandai minimnya aturan, lemahnya pengawasan, dan kebebasan berlebihan tanpa arahan. Hal ini memicu siswa melampiaskan emosi melalui agresi fisik seperti memukul dan berkelahi, serta agresi verbal berupa kata kasar, ejekan, dan gosip. Kurangnya perhatian keluarga mendorong siswa mencari pengakuan lewat perilaku negatif. Siswa juga menunjukkan rendahnya rasa bersalah. Pengaruh teman sebaya dan media sosial turut memperkuat perilaku tersebut. Disarankan orang tua menerapkan pola asuh tegas namun hangat, dan sekolah melalui BK memperkuat konseling serta kerja sama dengan orang tua.</em></p>2026-10-09T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Riko Kristian Surbakti, Azizah Batubara, Hamidahhttps://jurnal.insan.ac.id/index.php/jgt/article/view/1173Implementasi Kegiatan Keagamaan Sekolah Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Ibadah Harian Siswa2026-10-17T03:33:32+00:00Amanda Kuslainamandakuslaina@gmail.comMuhammad Najarimuhammadnajari@insan.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan kegiatan keagamaan sekolah dalam meningkatkan kedisiplinan ibadah sehari-hari siswa di MTs Al Washliyah, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yang meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, wali kelas, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan yang dilaksanakan secara rutin, seperti salat Duha berjamaah, membaca Al-Qur’an (tadarus), doa bersama, dan salat Zuhur berjamaah, mampu meningkatkan kedisiplinan ibadah sehari-hari siswa. Peningkatan tersebut tercermin dari ketepatan waktu dalam melaksanakan ibadah, meningkatnya kesadaran siswa untuk menjalankan kewajiban agama tanpa paksaan, serta tumbuhnya rasa tanggung jawab dan konsistensi dalam memenuhi kewajiban beragama. Keberhasilan program tersebut didukung oleh komitmen kepala sekolah, keteladanan guru, pembiasaan yang berkelanjutan, serta dukungan orang tua. Namun, beberapa kendala yang ditemukan meliputi kurangnya kesadaran pada sebagian siswa, pengaruh teknologi digital, dan terbatasnya pengawasan orang tua di rumah. Dengan demikian, pelaksanaan kegiatan keagamaan di sekolah terbukti menjadi salah satu strategi yang efektif dalam meningkatkan kedisiplinan ibadah sehari-hari siswa.</p>2026-10-23T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Amanda Kuslaina, Muhammad Najarihttps://jurnal.insan.ac.id/index.php/jgt/article/view/1114Pengaruh Edukasi Literasi Digital Berbasis Video Terhadap Penurunan Cyberchondria Pada Siswa Sma Swasta Paba Binjai2026-09-16T02:47:26+00:00Tukiem Tukiemiyemt621@gmail.comRisma dinarismadina817@gmail.comIsmailmanurungisma@gmail.com<p><em>Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh edukasi literasi digital berbasis video terhadap penurunan cyberchondria pada siswa SMA Swasta PABA Binjai. Metode yang digunakan yaitu penelitian pre-eksperimen menggunakan desain pre-test dan post-test. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari 29 siswa kelas X Reguler 4 SMA Swasta PABA Binjai, dengan sampel penelitian sebanyak 20 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket cyberchondria, sedangkan analisis data menggunakan uji paired sample t-test dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil analisis uji paired sample t-test menunjukkan nilai t hitung sebesar 4,340 yang lebih besar dibandingkan t tabel sebesar 2,093, dengan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 yang lebih kecil dari 0,05. Selain itu, rata-rata skor cyberchondria mengalami penurunan dari 74,55 pada pre-test menjadi 70,80 pada post-test. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa edukasi literasi digital berbasis video berpengaruh signifikan terhadap penurunan cyberchondria pada siswa SMA Swasta PABA Binjai.</em></p> <p><em> </em></p>2026-09-17T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Tukiem Tukiem, Risma dina, Ismailhttps://jurnal.insan.ac.id/index.php/jgt/article/view/1118Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menangani Kenakalan Remaja di MTs Al-Ishlahiyah Binjai2026-09-07T02:08:21+00:00Atikah Rahmah Syawalyah Wijayatikawijaya35@gmail.comMilfa Yettymilfayetty@insan.ac.id<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya fenomena kenakalan remaja di lingkungan madrasah yang memerlukan strategi pembinaan berbasis nilai keislaman. Pendidikan Agama Islam memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan perilaku siswa agar selaras dengan ajaran Islam dan norma sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru Pendidikan Agama Islam dalam menangani kenakalan remaja di MTs Al-Ishlahiyah Binjai. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara interaktif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru Pendidikan Agama Islam dilaksanakan melalui keteladanan, pembinaan spiritual terprogram, dan pendekatan humanis berbasis dialog. Strategi tersebut efektif dalam membangun disiplin, meningkatkan kesadaran religius, serta menekan pelanggaran tata tertib siswa. Penelitian ini menegaskan bahwa konsistensi pembinaan spiritual dan pendekatan personal guru berkontribusi dalam menciptakan lingkungan madrasah yang religius dan kondusif</p>2026-09-09T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Atikah Rahmah Syawalyah Wijaya, Milfa Yettyhttps://jurnal.insan.ac.id/index.php/jgt/article/view/1122Pengaruh Manajemen Waktu Terhadap Tingkat Doomscrooling Pada Siawa Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Raushan Fikri Islamic School2026-09-12T04:25:52+00:00karina sembiringkarinasembiring125@gmail.comRisma Dinarismadina817@gmail.comUsman Alhudawiusmanalhudawi60@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh manajemen waktu terhadap tingkat doomscrolling di kalangan siswa di Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Raushan Fikri Islamic School. Riset ini menerapkan pendekatan kuantitatif dengan rancangan deskriptif. Populasi penelitian dihuni oleh 80 siswa, kemudian sekitar 40 siswa ditetapkan sebagai partisipan melalui teknik purposive sampling. Penghimpunan data mengandalkan instrumen berbentuk angket. Tahap pengolahan data memperlihatkan bahwa sebaran data memenuhi asumsi normalitas serta pola keterkaitan antarkomponen bersifat linear. Luaran analisis regresi linear menghasilkan nilai R Square sekitar 0,971, sedangkan besaran R tercatat berada pada kisaran 0,985. Studi ini menunjukkan bahwa manajemen waktu berkontribusi 97,1% terhadap tingkat doomscrolling, sedangkan faktor lain di luar penelitian menyumbang 2,9%. Hasil uji F sekitar 1278,668 dengan tingkat signifikansi 0,000 (p < 0,05), sedangkan hasil uji t sekitar 35,758 dengan tingkat signifikansi 0,000 (p < 0,05). Jadi, bisa disimpulkan bahwa ada pengaruh signifikan manajemen waktu terhadap tingkat doomscrolling di kalangan siswa Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Raushan Fikri Islamic School.</p>2026-10-13T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 karina sembiring, Risma Dina, Usman Alhudawihttps://jurnal.insan.ac.id/index.php/jgt/article/view/1126Post-Traumatic Growth Pada Remaja Korban Bullying Di Lingkungan Sekolah2026-09-18T08:03:31+00:00revirevianisaaa@gmail.comNurul Hasanah nurul.psikologi07@gmail.comAyu Indaria.indari@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan Post-Traumatic Growth (PTG) pada remaja korban bullying verbal di SMP IT Ummu Mardiyah Binjai. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap tiga informan, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik dengan triangulasi sumber dan teknik untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketiga informan mengalami Post-Traumatic Growth yang tercermin dalam lima dimensi, yaitu relating to others, new possibilities, personal strength, spiritual change, dan appreciation of life. Informan menunjukkan hubungan yang lebih dekat dengan keluarga, meningkatnya empati, munculnya tujuan dan aktivitas baru, berkembangnya ketahanan serta kepercayaan diri, meningkatnya rasa syukur dan pemaknaan hidup, serta kemampuan yang lebih baik dalam menghargai kehidupan. Proses pertumbuhan tersebut didukung oleh beberapa faktor, yaitu dukungan sosial dari keluarga dan sahabat, keterlibatan dalam aktivitas positif, motivasi untuk bangkit, serta kemampuan memaknai pengalaman bullying sebagai pembelajaran hidup. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pengalaman bullying tidak hanya menimbulkan dampak negatif, tetapi juga dapat menjadi pemicu pertumbuhan psikologis apabila individu memperoleh dukungan sosial yang memadai dan mampu memaknai pengalaman traumatis secara konstruktif<em>.</em></p>2026-10-13T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 revi, Nurul Hasanah , Ayu Indarihttps://jurnal.insan.ac.id/index.php/jgt/article/view/1129PENGARUH DOOMSCROLLING TERHADAP KUALITAS TIDUR PADA REMAJA DI LINGKUNGAN I KELURAHAN PAYA ROBA KECAMATAN BINJAI BARAT2026-09-18T08:28:03+00:00Azizah Batubaraa@gmail.comFaisal Siraita@gmail.comMuhammad Ricomuhammadrico0999@gmail.com<p><em>Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh doomscrolling terhadap kualitas tidur pada remaja di Lingkungan I Kelurahan Paya Roba Kecamatan Binjai Barat. Jenis penelitian kuantitatif. Populasi penelitian remaja di Lingkungan I Kelurahan Paya Roba dengan karakteristik sedang aktif menggunakan media sosial dan memiliki akses terhadap perangkat digital seperti smartphone. Teknik pengambilan sampel menggunakan insidental sampling, dengan jumlah sebanyak 17 remaja yang memenuhi kriteria pada saat penelitian berlangsung. Analisis data yang digunakan adalah uji normailtas, uji homogenitas dan uji hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan dari hasil uji hipotesis bahwa data signifikansi yaitu 0,001 < 0,05, hal ini membuktikan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara doomscrolling terhadap kualitas tidur pada remaja di Lingkungan I Kelurahan Paya Roba. </em></p>2026-10-13T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Azizah Batubara, Faisal Sirait, Muhammad Ricohttps://jurnal.insan.ac.id/index.php/jgt/article/view/1133PENGARUH INTENSITAS PENGGUNAAN ARTIFICIAL INTELLEGENCI (AI) TERHADAP KESIAPAN KERJA MAHASISWA SEMESTER AKHIR DI STKIP BUDIDAYA BINJAI2026-09-19T05:14:30+00:00Mawarnimawarn271@gmail.comNurul Hasanah, M.Sinurul.psikologi07@gmail.comKhairina Afni, M.Pdkhairinaafni89@gmail.com<p>Perkembangan <em>Artificial Intelligence</em> (AI) telah mengubah proses pembelajaran di perguruan tinggi dan berpotensi meningkatkan kesiapan kerja mahasiswa melalui penguatan kompetensi digital. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh intensitas penggunaan AI terhadap kesiapan kerja mahasiswa semester akhir di STKIP Budidaya Binjai. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian berjumlah 161 mahasiswa yang dipilih dari populasi 265 mahasiswa menggunakan teknik <em>Simple Random Sampling</em>. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas Kolmogorov–Smirnov, uji linearitas, dan analisis regresi linear sederhana dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan AI berada pada kategori sangat tinggi (49,69%), sedangkan kesiapan kerja mahasiswa juga berada pada kategori sangat tinggi (64,60%). Analisis regresi menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara intensitas penggunaan AI terhadap kesiapan kerja mahasiswa (p<0,001), dengan persamaan regresi Y = 34,537 + 0,512X dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,551. Temuan ini menunjukkan bahwa intensitas penggunaan AI memberikan kontribusi sebesar 55,1% terhadap kesiapan kerja mahasiswa. Penelitian ini mengimplikasikan bahwa optimalisasi pemanfaatan AI dalam pembelajaran dapat menjadi strategi untuk meningkatkan kesiapan kerja lulusan dalam menghadapi tuntutan dunia kerja di era digital.</p>2026-10-23T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Marawni Ni, Nurul Hasanah, M.Si, Khairina Afni, M.Pdhttps://jurnal.insan.ac.id/index.php/jgt/article/view/1138PERAN GURU BK DALAM MENDAMPINGI SISWA MENUJU POST-TRAUMATIC GROWTH SETELAH KEHILANGAN ORANG TUA DI SMK PUTRA ANDA BINJAI2026-09-25T04:11:37+00:00Nurzannah Nurzannahnurzannah028@gmail.comRisma Dinarismadina817@gmail.comKhairina AfniKhairina@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam mendampingi siswa yang kehilangan orang tua menuju <em>Post-Traumatic Growth</em> di SMK Putra Anda Binjai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Lokasi penelitian dilaksanakan di SMK Putra Anda Binjai dengan subjek penelitian terdiri dari 2 guru BK dan 5 siswa yang telah kehilangan salah satu orang tua. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru BK memiliki peran yang sangat penting dalam mendampingi siswa yang mengalami kehilangan orang tua, yaitu sebagai pendamping emosional, fasilitator coping, fasilitator pemaknaan pengalaman, motivator, dan penguat resiliensi siswa. Bentuk layanan yang diberikan meliputi konseling individu, pemberian dukungan emosional, penguatan motivasi belajar, serta kerja sama dengan pihak sekolah dan keluarga. Pendampingan tersebut membantu siswa lebih mampu mengekspresikan emosi, menerima kondisi kehilangan, kembali termotivasi dalam belajar, memperbaiki hubungan sosial, meningkatkan kemandirian, menemukan tujuan hidup yang lebih jelas, serta meningkatkan kedekatan spiritual. Temuan ini menunjukkan bahwa layanan BK berkontribusi dalam mendorong munculnya aspek-aspek <em>Post-Traumatic Growth</em> pada siswa setelah mengalami kehilangan orang tua.</p>2026-10-10T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Nurzannah Nurzannah, Risma Dina, Khairina Afnihttps://jurnal.insan.ac.id/index.php/jgt/article/view/1151PENGARUH ACADEMIC HOPE TERHADAP ACADEMIC GRIT PADA SISWA SMA NEGERI 4 BINJAI YANG TIDAK LANJUT KULIAH2026-10-14T02:02:36+00:00Nafila Rizqi Ridhaninafilarizqiridhani@gmail.comNurul Hasanahnurul.psikologi07@gmail.comFaisal Siraitfaisalsirait.budidaya@gmail.com<p>Penelitian ini berangkat dari persoalan lemahnya <em>academic grit</em> siswa yang tampak dari minimnya ketekunan dan kebiasaan cepat menyerah saat menghadapi kesulitan. Kajian ini bertujuan mengukur besarnya kontribusi <em>academic hope</em> terhadap <em>academic grit</em> pada siswa SMA Negeri 4 Binjai yang memilih tidak meneruskan ke perguruan tinggi. Peneliti memakai rancangan kuantitatif berjenis korelasional. Dari populasi 197 siswa kelas XII, peneliti menetapkan 30 siswa yang tidak berencana kuliah sebagai sampel melalui teknik purposive sampling. Data dijaring lewat dua angket, yaitu skala Academic Hope dan skala Academic Grit, lalu diolah dengan regresi linier sederhana. Hasilnya menunjukkan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05) dan R² sebesar 0,718 atau 71,8%, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Temuan ini menegaskan bahwa <em>academic hope</em> berpengaruh signifikan terhadap <em>academic grit</em> siswa. Kian tinggi harapan akademik seseorang, kian tinggi pula ketekunannya, begitu pula.</p>2026-10-23T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Nafila Rizqi Ridhani, Nurul Hasanah, Faisal Siraithttps://jurnal.insan.ac.id/index.php/jgt/article/view/1116IMPLEMENTASI KEBIJAKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU PAI DALAM PENGELOLAAN KELAS DI SDIT HAJJAH FAUZIAH BINJAI2026-10-04T13:29:47+00:00Mella Fitri Mutarimellafitri2019@gmail.comJulianijuliani@insan.ac.id<p>Pendidikan nasional di Indonesia bertujuan mencetak generasi bertaqwa, berakhlak mulia, dan berdaya saing tinggi, di mana guru Pendidikan Agama Islam (PAI) berperan sebagai agen perubahan sosial dan komunikator yang membimbing siswa menuju kebaikan. Penelitian ini mengkaji implementasi kebijakan kompetensi profesional guru PAI dalam pengelolaan kelas di Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Hajja Fauziah menggunakan pendekatan kualitatif melalui observasi partisipan, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Temuan menunjukkan implementasi kebijakan meningkatkan efektivitas pengelolaan kelas, tercermin dalam lingkungan belajar kondusif, interaksi siswa positif, dan pencapaian tujuan pembelajaran agama, meski tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan kurangnya pelatihan berkelanjutan masih ada. Faktor pendukung utama adalah dukungan kepala sekolah dan komitmen guru, dengan rekomendasi penguatan program pengembangan profesional. Penelitian ini berkontribusi pada peningkatan mutu pendidikan agama melalui sinergi kebijakan, kompetensi, dan praktik pengelolaan kelas, serta memberikan wawasan baru tentang integrasi nilai Islam, adaptasi tantangan eksternal, dan pendekatan holistik yang mencakup dimensi etis serta sosial. Dengan fokus pada konteks SDIT Hajja Fauziah, temuan ini dapat menjadi model untuk sekolah lain dalam menghadapi perubahan kurikulum dan digitalisasi pendidikan, sambil mengidentifikasi potensi penelitian lanjutan seperti eksplorasi dampak jangka panjang terhadap perkembangan siswa holistik.</p>2026-10-10T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Mella Fitri Mutari, Julianihttps://jurnal.insan.ac.id/index.php/jgt/article/view/1119PENGARUH SELF-LEADERSHIP TERHADAP LEARNING AGILITY PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR DI STKIP BUDIDAYA BINJAI2026-09-16T02:44:45+00:00Lusi Maria Marbun Marbunlusimariamarbun@gmail.comNurul Hasanahnurul.psikologi07@gmail.comKhairina Afnikhairinaafni89@gmail.com<p><em>Penelitian ini bertujuan </em><em>untuk mengetahui pengaruh Self-Leadership terhadap Learning Agility pada mahasiswa tingkat akhir di STKIP Budidaya Binjai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif. Populasi yang menjadi sasaran penelitian berjumlah 265 mahasiswa tingkat akhir, dengan jumlah sampel sebanyak 159 mahasiswa yang diperoleh melalui teknik Simple Random Sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran skala psikologi, yaitu skala Self-Leadership dan skala Learning Agility yang disususn berdasarkan model skala Likert. Data penelitian dianalisis menggunakan uji regresi linear sederhana untuk mengetahui sejauh mana variabel Self-Leadership berperan dalam memengaruhi Learning Agility sebagai variabel yang diteliti. Hasil pengujian menunjukkan nilai signifkansi sebesar p = 0,000 (p<0,05), sehingga hipotesis penelitian dinyatakan di terima. Nilai koefisien determinasi (R ²) diperoleh sebesar 0,086 atau setara dengan 8,6 %, yang menandakan bahwa Self-Leadership memberikan kontribusi sebesar 8,6% terhadap Learning Agility. Penelitian ini juga menemukan adanya hubungan positif dan signifikan antara Self-Leadership dengan Learning Agility pada mahasiswa tingkat akhir. Mahasiswa yang memiliki kemampuan mengelola diri pada tingkat yang lebih baik cenderung menunjukkan kemampuan belajar adaptif yang lebih tinggi. Sebaliknya, ketika kemampuan Self-Leadership berada pada tingkat yang rendah, maka tingkat Learning Agility juga cenderung ikut rendah. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dan menjadi bahan pertimbangan bagi institusi pendidikan dalam menyusun program pengembangan mahasiswa khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kemampuan adaptasi, serta optimalisasi proses pembelajaran.</em></p>2026-09-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Lusi Maria Marbun Marbun, Nurul Hasanah, Khairina Afnihttps://jurnal.insan.ac.id/index.php/jgt/article/view/1123Pengaruh Pola Asuh Permisif Terhadap Grit Pada Masa Remaja Di Dusun Selayang Kecamatan Bahorok Kabupaten Langkat2026-09-16T02:45:59+00:00Herdianta Sembiringherdiantasembiring77@gmail.comNurul Hasanahnurul.psikologi07@gmail.comFatmawati Sitepufatmawatisitepu97@gmail.com<p><em>Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pola asuh permisif terhadap grit pada masa remaja di Dusun Selayang, Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian korelasional. Sampel penelitian berjumlah 38 remaja yang ditentukan sesuai dengan kriteria penelitian. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala pola asuh permisif dan skala grit. Data dianalisis melalui uji normalitas, uji linearitas, dan analisis regresi linear sederhana dengan bantuan program Statistical Package for the Social Sciences (SPSS). Hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data pola asuh permisif dan grit berdistribusi normal, sedangkan hasil uji linearitas menunjukkan bahwa hubungan antara kedua variabel bersifat linear. Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan bahwa pola asuh permisif berpengaruh negatif dan signifikan terhadap grit pada remaja, dengan koefisien regresi sebesar ?0,860 dan nilai signifikansi 0,000 (< 0,05). Nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,756 menunjukkan bahwa pola asuh permisif mampu menjelaskan 75,6% variasi grit dalam model penelitian, sedangkan 24,4% sisanya berkaitan dengan faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, semakin tinggi kecenderungan pola asuh permisif, semakin rendah tingkat grit pada remaja. Temuan penelitian ini menunjukkan pentingnya pola pengasuhan yang seimbang melalui pemberian kebebasan yang disertai pengawasan, arahan, aturan yang jelas, dan tanggung jawab untuk mendukung perkembangan ketekunan serta konsistensi remaja dalam mencapai tujuan jangka panjang.</em></p> <p><em> </em></p>2026-10-09T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Herdianta Sembiring, Nurul Hasanah, Fatmawati Sitepuhttps://jurnal.insan.ac.id/index.php/jgt/article/view/1127Efektivitas Konseling Kelompok Berbasis Mindfulness Dalam Meningkatkan Grit Pada Siswa Sma Setia Budi Binjai2026-09-18T08:19:04+00:00tiara wandiniwandinitiara47@gmail.comRisma Dina rismadina817@gmail.comSri Ulina Gintinglinaginting31@gmail.com<p><em>Studi ini dilakukan guna mengkaji sejauh mana konseling kelompok yang mengintegrasikan pendekatan mindfulness mampu meningkatkan tingkat grit siswa di SMA Setia Budi Binjai. Metode yang digunakan berbasis kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi-experimental), tepatnya rancangan one group pretest-posttest tanpa kelompok kontrol pembanding. Partisipan penelitian berjumlah 30 orang siswa, dipilih melalui teknik purposive sampling dengan mempertimbangkan kriteria yang telah ditetapkan sebelumnya. Instrumen pengumpulan data berupa kuesioner grit yang sudah melalui uji validitas dan reliabilitas, mencakup dua indikator utama yaitu ketekunan usaha (perseverance of effort) dan konsistensi minat (consistency of interest). Analisis data mencakup statistik deskriptif, pengujian normalitas dan homogenitas data, dilanjutkan dengan pengujian hipotesis memakai uji Paired Sample t-Test. Temuan penelitian mengindikasikan adanya kenaikan skor rata-rata grit siswa, dari 146,37 saat pretest menjadi 149,13 pada posttest. Berdasarkan hasil uji hipotesis, diperoleh nilai t sebesar -16,882 dengan taraf signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang berarti H</em><em>?</em><em> diterima sementara H</em><em>?</em><em> ditolak. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa intervensi konseling kelompok berbasis mindfulness terbukti berpengaruh secara signifikan terhadap peningkatan grit siswa. Oleh karena itu, pendekatan ini layak dipertimbangkan sebagai salah satu strategi layanan bimbingan dan konseling untuk memperkuat ketekunan, konsistensi minat, dan ketangguhan siswa dalam mengejar target akademik maupun tujuan jangka panjang lainnya.</em></p> <p><em> </em></p> <p><strong>Kata Kunci:</strong><em> Konseling Kelompok Berbasis Mindfulness, Mindfulness, Grit.</em></p> <p> </p>2026-10-13T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 tiara wandini, Risma Dina , Sri Ulina Gintinghttps://jurnal.insan.ac.id/index.php/jgt/article/view/1130PENGARUH GRIT TERHADAP PROKRASTINASI AKADEMIK PADA SISWA KELAS IX SMP NEGERI 3 SUNGGAL2026-09-18T08:40:42+00:00Tri Amaliansyahtriamaliansyah0307@gmail.comAzizah Batubaraa@gmail.comM. Riza Darwina@gmail.com<p><em>Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh grit terhadap prokrastinasi akademik pada siswa kelas IX SMP Negeri 3 Sunggal.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional.Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas IX SMP Negeri 3 Sunggal, dengan sampel sebanyak 69 siswa yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor grit siswa sebesar 57,49, sedangkan rata-rata skor prokrastinasi akademik sebesar 50,39. Analisis regresi linier sederhana memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05), sehingga menunjukkan bahwa grit berpengaruh secara signifikan terhadap prokrastinasi akademik pada siswa kelas IX SMP Negeri 3 Sunggal. Dengan demikian, semakin tinggi tingkat grit yang dimiliki siswa, semakin rendah kecenderungan mereka melakukan prokrastinasi akademik dalam menyelesaikan tugas-tugas sekolah.</em></p>2026-10-13T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Tri Amaliansyah, Azizah Batubara, M. Riza Darwinhttps://jurnal.insan.ac.id/index.php/jgt/article/view/1134STRATEGI DALAM PENINGKATAN LITERASI AGAMA ISLAM DI ERA DIGITAL PADA SISWA MAS CAHAYA UMMI KABUPATEN LANGKAT2026-09-20T10:53:51+00:00Juliani julianijuliani@insan.ac.idAgus Salimagussalim@insan.ac.idSyahbudinsyahbudin@unisu.ac.idDany Hardiansyahdannyhardiansyah27@gmail.comMandarinmandarinbinjai33@gmail.comNazihanazihahpatra@gmail.com<p><em>This study aims to describe teachers' strategies in addressing technological advancements and enhancing Islamic religious literacy in the digital era, as well as the role of Islamic Religious Education (PAI) teachers in improving students' Islamic religious literacy at MAS Cahaya Ummi, Kuala District, Langkat Regency. The research was conducted at MAS Cahaya Ummi, Kuala District, Langkat Regency. The informants included the Madrasah principal, teachers, and students. Data collection involved observation, interviews, and document analysis. Data analysis was performed using a descriptive approach, emphasizing an in-depth understanding of the phenomenon under study. The analysis process comprised data reduction, data presentation, and conclusion drawing or verification. </em><em>The research concludes that the strategies employed by Islamic Religious Education (PAI) teachers at MAS Cahaya Ummi, Langkat Regency, to address technological advancements include enhancing teachers' digital competence, developing students' digital literacy, creating innovative learning media, upgrading infrastructure, strengthening digital ethics, and integrating technology with pedagogy. Strategies for improving Islamic religious literacy involve reinforcing religious digital literacy, utilizing digital media in religious instruction, fostering Quranic literacy through technology, teaching skills to discern religious information, integrating religious values ??with digital ethics, and employing critical and contextual learning approaches. The roles played by PAI teachers in enhancing Islamic religious literacy at the school include acting as facilitators, mediators, guides, role models, and directors.</em></p>2026-10-09T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Juliani juliani, Agus Salim, Syahbudin, Dany Hardiansyah, Mandarin, Nazihahttps://jurnal.insan.ac.id/index.php/jgt/article/view/1139TINGKAT CYBERCHONDRIA PADA SISWA SMK ABDI NEGARA BINJAI SERTA IMPLIKASINYA DALAM PELAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING2026-09-25T04:41:51+00:00M. Nur Fadhilahmuhamadfadhil866@gmail.comMuhazirMuhazir@gmil.comKhairina AfniKhairina@gmail.com<p>Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya penggunaan internet sebagai sumber informasi kesehatan yang dapat memunculkan perilaku <em>cyberchondria</em>, yaitu kecenderungan mencari informasi kesehatan secara berlebihan yang disertai rasa cemas terhadap kondisi kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat <em>cyberchondria</em> pada siswa SMK Abdi Negara Binjai serta implikasinya dalam pelayanan bimbingan dan konseling. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Populasi penelitian berjumlah 234 siswa, sedangkan sampel penelitian sebanyak 70 siswa yang ditentukan menggunakan teknik <em>simple random sampling</em>. Instrumen penelitian berupa angket yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas dengan nilai <em>Cronbach's Alpha</em> sebesar 0,987. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dengan bantuan program <em>IBM SPSS Statistics</em>. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat <em>cyberchondria</em> pada siswa SMK Abdi Negara Binjai berada pada kategori sedang dengan nilai rata-rata (<em>mean</em>) sebesar 58,73 atau persentase sebesar 58,73%. Seluruh indikator, yaitu <em>excessiveness</em>, <em>distress</em>, <em>compulsion</em>, dan <em>reassurance</em>, juga berada pada kategori sedang. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa layanan bimbingan dan konseling perlu mengoptimalkan layanan informasi, bimbingan kelompok, dan konseling individual untuk meningkatkan literasi kesehatan, kemampuan menyaring informasi dari internet, serta membantu siswa mengelola kecemasan akibat pencarian informasi kesehatan secara berlebihan.</p>2026-10-10T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 M. Nur Fadhilah, Muhazir, Khairina Afni